Postingan

Seorang Pria yang melalui duka dengan mencuci piring

 BAB 1. Selamat datang di Klub berduka Apakah ada yang disebut "saat yang tepat untuk Pergi" Dua aturan tentang klub berduka: Jangan membandingkan duka suatu orang dengan oran lain  jangan ajari orang cara berduka BAB 2: Dua puluh Empat Jam pertama Definisi duka yang mudah dipahami "Sebuah Periode kita menyadari bahaw sesuatu akan berubah" Tidak pernah ada panduan untuk berduka, tiap orang memiliki caranya masing masing untuk berduka dalam jam jam pertama. tiap cara ini benear untuk mereka sendiri Bila kamu ingin menangis, alirkanlah Bila ingin marah, luapkanlah Bila ingi merasa  Lega, embsukanlah Bahkan bila ingin tertawa dan bercanda tentang hal itu ucapkanlah hanya saja pastikan untuk membicarakan ke orang yang bisa menerima dan memaklumi itu, bila tidak merka mungkin akan khawatir. Manusia tidak suka denga rasa sakit. Maka, manusia akan berusaha melakukan apa pun untuk meredakan rasa sakit itu. dalam psikologi, hal ini disebut sebagai coping mechanism.

Rangkuman "The Subtle Art Of Not Giving a F*ck" by Mark Manson

Basically, here I’ll be summarizing key takeaways from the book I read, The Subtle Art of Not Giving a Fck. These are words and ideas that can be applied to life, helping us focus on what truly matters and let go of the rest. Get ready for some no-nonsense wisdom! BAB 1: Jangan Berusaha 1. Perbaikan Diri dan kesuksesan kadang terjadi bersama. Namun Itu tidak lantas berarti Keduanya adalah hal yang Sama (4:2) 2. Mempedulikan terlalu banyak hal akan berakibat buruk untuk kesehatan Mental anda. Ini membuat anda menjadi terlalu terikat pada hal hal yang dangkal dan palsu, anda membiarkan hidup anda demi mengejar fatamorgana kebahagiaan dan kepuasaan. Kunci untuk Kehidupan yang baik bukan tentang memepedulikan lebih banyak hal; tapi tentang memepedulikan hal yang sederhana saja, hanya peduli tentang apa yang benar dan medesak dan penting (6:2) 3. Hasrat untuk mengejar semakin banyak pengalaman postif sesunguhnya adalah sebuah pengalaman negatif. sebaliknya secara paradoksal penerimaan seora...